Selasa, 26 Juni 2012

KEUTAMAAN SHOLAT BERJAMAAH DI MESJID


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam marah sekali jika laki2 muslim tidak sholat berjamaah di mesjid, beliau  bersabda :

والذي نفسي بيده لقد هممت أن آمر بحطب فيحطب ثم آمر بالصلاة فيؤذن لها ثم آمر رجلا فيؤم الناس ثم أخالف إلى رجال فأحرق عليهم بيوتهم

Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, ingin kiranya aku memerintahkan orang-orang untuk mengumpulkan kayu bakar, kemudian aku perintahkan mereka untuk menegakkan shalat yang telah dikumandangkan adzannya, lalu aku memerintahkan salah seorang untuk menjadi imam, lalu aku menuju orang-orang yang tidak mengikuti sholat jama'ah, kemudian aku bakar rumah-rumah mereka”.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, seorang lelaki buta datang kepada Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam dan berkata,

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ لَيْسَ لِى قَائِدٌ يَقُودُنِى إِلَى الْمَسْجِدِ. فَسَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنْ يُرَخِّصَ لَهُ فَيُصَلِّىَ فِى بَيْتِهِ فَرَخَّصَ لَهُ فَلَمَّا وَلَّى دَعَاهُ فَقَالَ « هَلْ تَسْمَعُ النِّدَاءَ بِالصَّلاَةِ ». فَقَالَ نَعَمْ. قَالَ « فَأَجِبْ ».

Wahai Rasulullah, saya  tidak memiliki penunjuk jalan yang dapat mendampingi saya untuk mendatangi masjid.” Maka ia meminta keringanan kepada Rasulullah untuk tidak shalat berjama'ah dan agar diperbolehkan shalat di rumahnya. Kemudian Rasulullah memberikan keringanan kepadanya. Namun  ketika lelaki itu hendak beranjak, Rasulullah memanggilnya lagi dan bertanya,“Apakah kamu mendengar adzan?” Ia menjawab,”Ya”. Rasulullah bersabda,”Penuhilah seruan (adzan) itu.

Orang buta ini tidak dibolehkan shalat di rumah apabila dia mendengar adzan. Hal ini menunjukkan bahwa memenuhi panggilan adzan adalah dengan menghadiri shalat jama’ah.



Hal ini ditegaskan kembali dalam hadits Ibnu Ummi Maktum. Dia berkata:

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ الْمَدِينَةَ كَثِيرَةُ الْهَوَامِّ وَالسِّبَاعِ. فَقَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- « أَتَسْمَعُ حَىَّ عَلَى الصَّلاَةِ حَىَّ عَلَى الْفَلاَحِ فَحَىَّ هَلاَ ».

“Wahai Rasulullah, di Madinah banyak sekali tanaman dan binatang buas. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apakah kamu mendengar seruan adzan hayya ‘alash sholah, hayya ‘alal falah? Jika iya, penuhilah seruan adzan tersebut”.”

Lihatlah laki-laki tersebut memiliki beberapa udzur: [1] dia adalah seorang yang buta, [2] dia tidak punya teman sebagai penunjuk jalan untuk menemani, [3] banyak sekali tanaman, dan [4] banyak binatang buas. Namun karena  dia mendengar adzan, dia tetap diwajibkan menghadiri shalat jama’ah. Walaupun punya berbagai macam udzur semacam ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tetap memerintahkan dia untuk memenuhi panggilan adzan yaitu melaksanakan shalat jama’ah di masjid. Bagaimana dengan orang yang dalam keadaan tidak ada udzur sama sekali, masih diberi kenikmatan penglihatan dan sebagainya?!

Dari Ibnu Umar rodhiyallahu 'anhuma, beliau berkata bahwa Rasulullah bersabda :

Shalat berjamaah itu pahalanya dua puluh tujuh kali lebih baik dari pada shalat sendirian.
(HR. Bukhari, Muslim, Baihaqi dan Ibnu Hibban)


*40 hari berjama'ah berturut-turut akan terhindar dari pedihnya neraka, terbebas dari kemunafikan

Anas bin Malik rodhiyallahu 'anhu berkata, Rasulullah bersabda : 

Seseorang yang selalu shalat dengan berjamaah selama empat puluh hari tanpa tertinggal takbir yang pertama (bersama imam) akan mendapat dua jaminan: 
yang pertama diselamatkan dari neraka, dan dua bebas dari sifat munafik. (HR. Tirmidzi)



*Mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari kiamat

Dari Buraidah rodhiyallahu 'anhu bahwa Rasululah bersabda :

Gembirakanlah mereka yang selalu berjalan ke masjid di malam yang gelap bahwa mereka akan mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari kiamat." (HR. Abu Daud)



*Setan takut dengan orang yang rajin shalat berjama'ah

Dari Abu Darda rodhiyallahu 'anhu, beliau berkata, saya mendengar Rasulullah bersabda :

Tidaklah terdapat tiga orang dalam satu kampung (satu pedalaman) dan mereka tidak melaksanakan shalat berjamaah, kecuali setan menguasai mereka. Maka hendaklah kalian berjamaah, karena sesungguhnya seekor serigala akan memakan domba yang terpisah dari kelompoknya. (HR. Abu Daud)



*Tanpa shalat berjama'ah,ibadah yang lain akan sia-sia

Dari Laits dari Mujahid : Ibnu Abbas ditanya tentang seseorang yang berpuasa sepanjang hari, dan mendirikan shalat sunat sepanjang malam, tetapi dia tidak pergi ke masjid untuk shalat jum'at dan shalat berjamaah. Ibnu Abbas menjawab, Dia adalah penghuni neraka jahanam.(HR. Tirmidzi)

Hadits ini bermakna bahwa orang tersebut tidak shalat berjama'ah dan tidak shalat jum'at karena tidak suka, menganggap sepele dan remeh kedua shalat itu.






0 komentar:

Copyright © 2012 BELAJAR ISLAM YANG BENAR.
Blogger Template by Clairvo